“Kegiatan Posyandu di RW 03 Kelurahan Pekalangan merupakan bentuk nyata kepedulian bersama dalam menjaga kesehatan ibu dan anak di lingkungan masyarakat.”
CIREBON – Pemerintah Kota Cirebon melalui Tim Percepatan Penurunan Stunting (TP3S) menggelar aksi nyata berupa sosialisasi intensif sekaligus pembagian paket Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dikhususkan bagi balita yang terindikasi stunting di Kelurahan Kebonbaru, Kamis (5/3/2026).
Pemerintah Kota Cirebon memberikan dukungan terhadap upaya penguatan ekonomi keluarga yang diinisiasi oleh kelompok perempuan. Hal ini ditegaskan dengan kehadiran Wakil Wali Kota Cirebon, Siti Farida Rosmawati, dalam kegiatan Edukasi dan Literasi Keuangan yang diselenggarakan oleh PC Fatayat NU Kota Cirebon bekerja sama dengan OJK Cirebon, Kamis (5/3/2026).
Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, meninjau ketersediaan dan distribusi barang kebutuhan pokok serta komoditas penting lainnya pada Kamis (5/3/2026).
Pemerintah Kota Cirebon memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan kegiatan Pembinaan Karakter dan Jati Diri Bangsa melalui program Ngobrol Inspirasi (Ngopi) yang diinisiasi oleh Direktorat Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri di Balai Kota Cirebon, Kamis (5/3/2026).
Suasana hangat namun sarat akan diskusi kritis mewarnai ruang pertemuan di Balai Kota Cirebon pada Rabu (4/3/2026). Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, didampingi Pj Sekretaris Daerah, Sumanto, beserta seluruh jajaran perangkat daerah, menerima audiensi dan dialog terbuka dari Aliansi BEM Cirebon Raya.
Pemprov Jawa Barat berkomitmen memperkuat kesehatan mental anak melalui penyiapan 200 psikolog, layanan hotline, serta penguatan peran sekolah dan keluarga. Kolaborasi ini diharapkan membangun sistem dukungan yang lebih luas agar generasi muda tumbuh sehat secara mental, tangguh menghadapi tantangan, dan berkembang optimal.
Kasus di Pasopati menjadi pengingat bahwa kesehatan mental generasi muda harus menjadi perhatian bersama. Melalui Modul Pertolongan Pertama Jika Hati Terluka, kami ingin membekali anak dan remaja kemampuan mengenali tekanan emosional, mencari bantuan, serta membangun ketahanan mental sejak dini.